Kamis, 07 April 2016

Behavior


Behavior

Perilaku manusia (behavior) mengacu pada berbagai perilaku fisik dan emosional bahwa manusia terlibat dalam; biologis, sosial, intelektual, dll juga dipengaruhi oleh budaya, sikap, emosi, nilai, etika, wewenang, hubungan, persuasi, pemaksaan dan genetika. Jenis perilaku ilmiah dipandang sebagai tanpa arti khusus, tidak seperti perilaku sosial yang dipengaruhi oleh harapan orang lain.

A.    PENGERTIAN MAKNA DALAM PENDEKATAN BEHAVIORAL
Padapendekatan referensial dalam mengkaji makna lebih menekankan pada fakta sebagai objek kesadaran pengamatan dan penarikan kesimpulan secara individual,
Dan pendekatan ideasional lebih menekankan pada keberadaan bahasa sebagai media dalam mengolah pesan dan menyampaikan informasi. Keberatan dari pendekatan behavioral terhadap kedua pendekatan tersebut, salah satunya adalah kedua pendekatan itu telah mengabaikan konteks social dan situasional yang oleh kaum behavioral dianggap berperanpenting dalam menentukan makna.[1]
Keritik lain terhadap pendekatan lain di atas adalah pada objek utama kajian yang justru tidak pernah dapat di observasi secara langsung. Kajian yang justru tidak pernah dapat di observasikan secara langsung. Pernyataan dalam kajian ideasional yang berkaitan dengan keselarasan pemahaman antara penutur dengan pendengar dalam memaknai kode misalnya dalam pendekatan behavioral dianggap kajian spekulatif karena pengkaj tidak pernah mampu meneliti karakteristik, ide atau pikiran penutur-pendengar, sejalan dengan aktivitas pengilahan pesan dan pemahamannya. Sebab itulah kajian makna yang bertolak dari pendekatan behavioral, mengkaji makna dalam peristiwa ujaran (speech event) yang berlangsung dalam situasi tertentu (speech situation). Satuan tuturan atau unit terkecil yang mengandung makna penuh dari keseluruhan speech event yang berlangsung dalam speech situation disebut specch act.
Penentuan makna dalam speech act menurut Searle harus bertolah dari berbagai kondisi dan situasi yang melatar ipemunculannya. Unit ujaran yang berbunyi Masuk! Misalnya dapat berarti “dalamgaris” bila muncul misalnya dalam permainan bulu tangkis “berhasil” bagi yang main lotere, “silahkan kedalam” bagi tamu dan tuan rumah, “hadir” bagi mahasiswa yang dipresensi pak dosen. Makna keseluruhan unit ujaran itu dalam demikian harus disesuaikan dengan latar situasi dan bentuk interaksi sosial yang mengondisinya. Konsep yang antara lain dikembangkan okeh Austin, Hare, Searle, Alston dll., akhirnya juga tidak lepas dari kritik. Kritik utama yang dating dari Chomsky, menganggap bahwa meletakan unsur luar bahasa sejajar dengan bahasa dalam rangka menghadirkan makna, berarti menghilangkan aspek kreatif bahasa itu sendiri yang dapat digunakan untuk mengekspresikan gagasan secara bebas. Bahasa sebagai suatu system adalah “system dari system”. Perbendaharaan kata atau leksikon pemakaiannya bukan hanya memperhatikan kaidah leksikan ataugramatikal, melainkan juga ditentukan oleh representasi semantik. Komponen representatif semantic yang menunjuk dunia luar pada dasarnya telah mengandung “ system luar bahasa” itu kedalam dirinya. Dengan demikian konteks social dan situasional sebagai suatu system bukan berada di luar bahasa, melainakan ada di dalam dan mewarnai keseluruhan system kebahasaan itu sendiri.
Padasisi lain pendekatan behavioral dalam kajian semantic juga tumbuh dengan bertolak dari teori behavioris dalam psikologi. Apabila kajian semantik yang menekankan pada fakta sosial oleh Halliday disebut sosio semantic, maka kajian semantik yang berhubungan erat dengan behaviorisme dalam psikologi biasa disebut dengan semantic behavioris.
Empat ciri behaviorisme secara umum ialah[2]
1.      Menolak konsep mentalisme yang mengkaji mind dan concept tanpa berdasar pada data sahih.
2.      Mempercayai bahwa binatang dan manusia memiliki cirri prilaku dasar yang sama
3.      Prilaku manusia dalam berbahasa pada dasarnya bertolak dari dan dibentuk oleh factor sosial.
4.      Memiliki konsep mekanis medalam kehidupan manusia


Daftar pustaka:

http://www.alleydog.com/glossary/definition.php?term=Human%20Behavior#ixzz459t9YeLo




Tidak ada komentar:

Posting Komentar