Minggu, 10 Januari 2016

REVIEW JURNAL KEPUASAN KERJA



KELOMPOK BUNGA CEMPAKA

Nama Anggota/NPM  :
  1.  Aulia Kusuma Wardani      (115-13-500)
  2. Muhammad Al Azhar          (155-13-822)
  3. Natasha Erinia                      (165-13-353)
  4. Prima Nur Hakim                (165-13-924)
  5. Riska Indraswari                  (175-13-794)
  6. Yanita Rahma Juita             (195-13-806)

Judul                      : PENGARUH  KEPUASAN KERJA DAN LOYALITAS KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN PT. SURYA TIMUR SAKTI JATIM
Nama Penulis     : Vannecia Marchelle Soegandhi, Drs. Eddy M. Sutanto, M.Sc dan Roy Setiawan, S.Kom.,MM.,MSM.


 I. PENDAHULUAN
Dewasa ini era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan pesat pada kondisi perekonomian secara keseluruhan, hal ini telah menimbulkan suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh para pelaku ekonomi maupun industri. Salah satunya ialah, bagaimana organisasi secara responsif menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Perubahan tidak hanya pada eksternal namun juga internal perusahaan. Perubahan eksternal juga harus diikuti oleh perubahan internal perusahaan, salah satunya adalah tenaga kerja.
Organisasi mengharapkan kinerja individual yang semaksimal mungkin untuk dapat mencapai keunggulan perusahaan, karena pada dasarnya kinerja individual atau kelompok kerja adalah yang akhirnya mempengaruhi kemajuan perusahaan secara keseluruhan. Kriteria kinerja yang baik menuntut karyawan untuk berperilaku sesuai harapan organisasi. Perilaku ini tidak hanya mencakup in-role yaitu bekerja sesuai dengan standar job description saja namun juga extra-role yaitu memberikan perusahaan lebih dari pada yang diharapkan. Perilaku ini cenderung melihat karyawan sebagai makhluk sosial yang memiliki kemampuan untuk berempati kepada orang lain dan lingkungannya dan juga menyelelaraskan nilai-nilai yang dimiliki dengan nilai-nilai lingkungan sekitarnya (Sloat, 1999).


II. TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah dapat dikemukakan tujuan penelitian sebagai berikut:
1. Untuk mendeskripsikan pengaruh kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behavior karyawan pada PT. Surya Timur Sakti Jatim di Surabaya.
2. Untuk mendeskripsikan pengaruh loyalitas kerja terhadap organizational citizenship behavior karyawan pada PT. Surya Timur Sakti Jatim di Surabaya.
3. Untuk mendeskripsikan pengaruh kepuasan kerja dan loyalitas kerja terhadap organizational citizenship behavior karyawan pada PT. Surya Timur Sakti Jatim di Surabaya.

III . SUBJEK PENELITIAN
Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan karyawan di PT.X yang yang berjumlah 332 karyawan (Sumber :Data Karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim). Populasi penelitian ini adalah karyawan dari semua divisi termasuk satpam, dan sopir.. Sampel penelitian di tetapkan sebanyak 119 sampel. Karakteristik sampel penelitian ini adalah: (a) karyawan tetap di PT.Surya Timur Skati Jatim, (b) karyawan yang telah bekerja selama 3 tahun ke atas. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan menggunakan Non Probability Sampling jenis Quota Sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dengan kriteria tertentu, dengan teknik ini, peneliti dapat lebih mudah mencari kriteria yang diinginkan dalam pembahasan skripsi mengenai loyalitas dan kepuasan kerja karyawan terhadap Organizational Citizenship Behavior.

IV.             METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan merumuskan hipotesis dan dilakukan pengujian statistik untuk menerima atau menolak hipotesis yaitu pengaruh kepuasan kerja dan loyalitas terhadap organizational citizenship behavior.
V.                HASIL DAN DISKUSI PENELITIAN
Hasil dari penelitian ini ditemukan kepuasan kerja karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim termasuk dalam kategori tinggi, hal ini menguntungkan perusahaan karena karyawan telah memiliki produktivitas yang baik.
Maka kepuasan kerja karyawan perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi dengan memperhatikan faktor yang mempengaruhi seseorang memiliki sikap puas dalam bekerja secara eksternal dalam Mangkunegara (2005:120) antara lain: jenis pekerjaan, menempatkan karyawan pada pekerjaan yang cocok dengan bakat dan minatnya, selain itu mutu pengawasan, jaminan keuangan, kesempatan promosi jabatan, interaksi sosial, dan hubungan kerja juga berpengaruh terhadap kepuasan kerja, pengaturan hal-hal ini tidak diperlukan biaya yang tinggi sehingga mudah diputuskan oleh organisasi, dengan demikian peningkatan kepuasan kerja nantinya juga akan memberikan peningkatan terhadap Organizational Citizenship Behavior karyawan.
VI.             KESIMPULAN
Berdasarkan pada hasil pembahasan, maka bisa dijelaskan kesimpulan dalam penelitian ini, sebagai berikut:
1. Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim. Yang berarti kepuasan kerja adalah salah satu faktor yang mempengaruhi munculnya sikap organizational citizenship behavior.
2. Loyalitas karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organizational Citizenship Behavior karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim, walaupun secara pengaruh lebih lemah dari kepuasan kerja. Yang berarti hasil hipotesa awal terbukti, loyalitas kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi timbulnya perilaku organizational citizenship behavior.
3. Kepuasan Kerja dan Loyalitas kerja karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim secara simultan berpengaruh signifikan dan positif Organizational Citizenship Behavior. Maka hipotesa awal terbukti. Dari hal-hal diatas ,hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepuasan kerja merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku OCB karyawan, sehingga dapat disimpulkan bahwa hal utama yang mendorong karyawan untuk memberikan kontribusi lebih dari standar atau extra role kepada perusahaan adalah karena karyawan merasa puas terhadap organisasi tempat mereka bekerja. Selain itu, dapat disimpulkan juga bahwa Loyalitas Kerja juga memberikan kontribusi bagi tercapainya OCB karyawan terhadap organisasi. Karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim yang memiliki kepuasan dan loyalitas dalam bekerja akan menampilkan perilaku OCB juga secara otomatis akan mendorong tercapainya kesuksesan perusahaan


DAFTAR PUSTAKA
Soegandhi, M.V,  Sutanto, M.E & Setiawan , R. (2013). Pengaruh  Kepuasan Kerja Dan Loyalitas Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim. Journal of management business, 1(1), 1-12

Senin, 04 Januari 2016

KELOMPOK BUNGA CEMPAKA
Nama Anggota/NPM  :
  1.  Aulia Kusuma Wardani      (115-13-500)
  2. Muhammad Al Azhar          (155-13-822)
  3. Natasha Erinia                      (165-13-353)
  4. Prima Nur Hakim                (165-13-924)
  5. Riska Indraswari                  (175-13-794)
  6. Yanita Rahma Juita             (195-13-806)

PENGARUH JOB ENRICHMENT TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT MELALUI PSYCHOLOGICAL MEANINGFULNESS SEBAGAI MEDIATOR

GADJAH MADA JOURNAL OF PSYCHOLOGY
VOLUME 1, NO. 1, JANUARI 2015: 61 – 73
ISSN: 2407-7798


      I.         LATAR BELAKANG MASALAH
Penentu  keberhasilan dan pencapaian tujuan organisasi selalu berkaitan dengan sumber daya manusianya. Hal tersebut membuat  sikap  kerja  karyawan  menjadi hal yang penting untuk diperhatikan oleh organisasi. Dalal, Brummel, Baysinger, & LeBreton,  (2012) Salah satu sikap kerja yang memberikan kontribusi terbaik sebagai prediktor performansi organisasi ialah engagement. Ekspresi yang dikehendaki seseorang berkaitan dengan perilaku tugasnya, yang menghubungkan pekerjaannya dengan eksistensi personal (fisik, kognitif, dan emosional) dan  peran  diri  secara  utuh. Dimensi fisik, kognitif, dan emosional merupakan energi yang mampu mendorong seseorang untuk bekerja secara optimal, sedangkan peran diri tergambarkan melalui kondisi psikologis. Menurut Kahn (1990) Dimensi fisik, kognitif, dan emosional diungkapkan melalui ekspresi diri yang menunjukkan identitas, pemikiran, dan perasaan sesungguhnya. Shorbaji, Messarra, dan  Karkoulian  (2011) mengungkapkan bahwa engagement memang berkaitan dengan bagaimana seseorang mengevaluasi dirinya.
    II.         TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh job enrichment terhadap employee engagement melalui psychological meaningfulness sebagai mediator. Hasil penelitian ini menemukan bahwa psychological meaningfulness mampu menjadi mediator yang baik bagi pengaruh job enrichment terhadap employee engagement.
  III.         METODE PENELITIAN
a.     Variabel Penelitian
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini ialah employee engagement, psychological meaningfulness, dan job enrichment. Variabel dependen ialah employee engagement, mediator ialah psychological meaningfulness, dan variabel independen ialah job enrichment.
b.     Subjek penelitian
Subjek penelitian ini ialah seluruh karyawan tetap di sebuah perusahaan properti industri   yang berjumlah 163 karyawan.  Penentuan  subjek  penelitian  melibatkan seluruh anggota populasi sehingga peneliti tidak menggunakan teknik sampling.
  IV.         HASIL DAN DISKUSI PENELITIAN
Secara keseluruhan, subjek penelitian memiliki tingkat employee engagement,  psychological meaningfulness, dan job enrichment diatas rata-rata. Hal tersebut dikarenakan mean empiric menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan mean hipotetik.
Uji hipotesis dilakukan melalui uji mediasi, yang terdiri dari uji korelasi dan analisis regresi. Uji korelasi dilakukan antara variabel psychological meaningfulness dan job enrichment, antara variabel employee engagement dan job enrichment, serta antara variabel psychological meaningfulness dan employee engagement.
    V.         KESIMPULAN
Penelitian  ini  menerima  hipotesis yang diajukan, yaitu job enrichment berpengaruh positif terhadap employee engagement melalui peningkatan psychological meaningfulness sebagai mediator. Pengaturan pekerjaan yang menantang memunculkan perasaan kebermaknaan. Kebermaknaan diri yang muncul dikarenakan desain pekerjaan yang sesuai dengan tujuan dan nilai diri membentuk engagement yang tinggi. Selain itu, pengaturan pekerjaan yang melibatkan usaha untuk membangun makna kerja menghasilkan tingkat engagement yang lebih baik dibandingkan pengaturan pekerjaan yang mengabaikan pentingnya peran kebermaknaan kerja di dalam diri karyawan.

DAFTAR PUSTAKA

Sungkit, F.N dan Meiyanto, I.S. (2015). Pengaruh Job Enrichment Terhadap Employee Engagement Melalui Psychological Meaningfulness Sebagai Mediator. http://jurnal.ugm.ac.id/gamajop/article/view/7354/5731 . Diakses Pada Tanggal 30 Desember 2015